Selasa, 25 November 2014

PENDAPAT ILMU JIWA MENURUT PARA AHLI

Plato (400 SM)
Berpendapat bahwa jiwa manusia itu terbagi atas 2 bagian :

1. jiwa rohaniah :

-jiwa rohaniah tidak akan pernah mati dan berasal dari dunia abadi
-berpokok pada rasio dan logika manusia, dan merupakan bagian jiwa  yang tertinggi, sebab tak akan pernah mati
-berfikir dengan rasio dan secara mengingat akan ide ide yang benar dan yang berasal dari dunia abadi itu.

2. jiwa badaniah :

-badaniah itu akan gugur bersama sama dengan raga manusia
-tugas bagian jiwa ini ialah menemukan kebenaran abadi yang terletak di balik kenyataan di dunia
-jiwa badaniah itu di bagi ke dalam dua bagian yaitu:
  kemauan : jiwa badaniah yang berusaha untuk mentaati rasi kecerdasan
  nafsu       : jiwa badaniah yang senantiasa melawan ketentuan ketentuan dari rasio kecerdasan                                manusia
dengan demikan jiwa manusia mempunyai 3 macam daya atau kemampuan yaitu "kecerdasan, kemauan, dan nafsu perasaan". pandangan itu di sebut juga "TRIKOTOMI" dari jiwa manusia atau pemotongan kedalam 3 kemampuan dari jiwa manusia.

ISTILAH ILMU JIWA

Pikologi berasal dari bahasa yunani yaitu "psyche" yang berarti jiwa dan "logos" yang berarti ilmu. jadi psikologi adalah ilmu tentang jiwa.
Psikologi adalah sebuah bidang ilmu pengetahuan dan ilmu terapan yang mempelajari mengenai perilaku dan  fungsi mental manusia secara ilmiah.

PERBEDAAN ILMU JIWA DAN PSIKOLOGI

Ilmu jiwa : 

-ilmu jiwa meruupakan istilah bahasa indonesia  sehari hari dan yang dikenal tiap tiap orang.  sehingga di gunakan dalam arti yang luas dan  telah lazim di pahami orang
-ilmu jiwa meliputi segala pemikiran,  pengetahuan, tanggapan, tetapi juga segala  hayalan dan spekulasi mengenai jiwa.
-istilah ilmu jiwa menunjukan kepada ilmu jiwa  pada umumnya.

Psikologi :

-psikologi merupakan istilah ilmu pengetahuan suatu istilah yang scientific, sehingga dipergunakan  untuk menunjukan kepada pengetahuan ilmu jiwa yang bercorak ilmiah.
-psikologi meliputi pengetahui mengenai  pengetahuan jiwa yang diperoleh secara sistematis dengan  
 metode metode ilmiah yang memenuhi syarat syaratnya seperti yang di mufakati para sarjana  psikologi pada zaman sekarang ini.
-istilah psikologi menunjukan ilmu jiwa yang ilmiah menurut norma norma ilmiah modern.